Trump Desak Meksiko Hentikan Rombongan Migran yang Menuju Perbatasan

WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump selalu mendesak pada Pemerintah Meksiko supaya ikut berusaha hentikan rombongan migran yang tengah berjalan ke arah perbatasan Amerika.

Kecemasan Trump akan kehadiran beberapa ribu migran itu menyusul AS yang akan masuk waktu akhir kampanye sebelum pemilu seseparuh sesi yang memastikan.

Trump sudah berupaya tempatkan perihal paling penting mendekati minggu penentuan yang ketat, memerintah beberapa ribu pasukan militernya ke arah perbatasan di selatan serta meneror untuk meniadakan dengan automatis kewarganegaraan anak-anak imigran yang lahir di AS.

“Iring-iringan migran itu terbagi dalam masyarakat yang berkeinginan keras. Berupaya dengan keras serta kejam menantang Meksiko di perbatasan utara sebelum menerobos.”

“Tentara Meksiko terluka, tidak dapat serta tidak ingin hentikan iring-iringan. Semestinya mereka hentikan mereka sebelum sampai perbatasan kami, tetapi itu tidak mereka kerjakan!” catat Trump dalam account Twitter-nya, Rabu (31/10/2018).

Pemerintahan Trump dilaporkan sudah kembali kirim pesan pada Meksiko atas aksi yang sudah dikerjakan, memujinya sebab sudah coba menolong akan tetapi ikut mendorongnya supaya melakukan perbuatan semakin banyak dalam hentikan beberapa migran.

Merilis dari AFP, Trump awal mulanya sudah mengemukakan terima kasih pada Meksiko sebab sudah mengerahkan pasukan antihuru hara ke perbatasan selatan negara itu.

Baca Juga : Kemenlu: Eksekusi Mati Tuti Tursilawati Tanpa Notifikasi dari Pemerintah Arab Saudi

“Pemerintah Meksiko sudah ambil langkah lewat cara yang tidak pernah berlangsung awal mulanya,” kata jubir Gedung Putih, Sarah Sanders.

Trump awal mulanya sudah menginformasikan pengiriman lebih dari 5.000 tentara untuk menolong pasukan di perbatasan AS-Meksiko.