Sesudah Ahok Mengundurkan Diri…

Sesudah Ahok Mengundurkan Diri...

   JAKARTA, ” Sudahlah saya mundur saja. ”

Kalimat itu di sampaikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pelaksana Pekerjaan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot bercerita, hal semacam itu di sampaikan waktu dia menjumpai Ahok yang ditahan di Rutan Mako Brimob, Depok. Ahok ditahan sesudah divonis bersalah dalam masalah penodaan agama.

” Saya telah ketemu sama beliau serta beliau menyampaikan ‘sudahlah untuk melindungi kondisi bln. puasa agar tak ada kontroversi, sudahlah saya mundur saja, kelak Mas Djarot yang lanjutkan’, ” tutur Djarot, Jumat (26/5/2017).

Perkataan Ahok pada Djarot itu dibuktikan dengan dibuatnya surat pengunduran diri Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta.

Ahok di tandatangani surat pengunduran dianya serta diserahkan ke Presiden Joko Widodo dengan tembusan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, pada Selasa lantas.

Kembalikan duit operasional

Sesudah mengundurkan diri, Ahok kembalikan sisa cost penunjang operasional (BPO) yang sampai kini ia terima sebagai gubernur DKI. Pengacara Ahok, Josefina A Sukur, mengungkap, duit yang dikembalikan pada Propinsi DKI Jakarta meraih Rp 1. 287. 096. 775 (Rp 1, 2 miliar).

Duit operasional bln. Mei itu ditransfer lewat rekening Bank DKI atas nama Biro Administrasi Setda Propinsi DKI Jakarta.

Menurut Josefina, Ahok memakai duit BPO sampai waktu vonis hakim dibacakan. Mulai sejak waktu itu, Ahok memanglah tidak lagi bekerja di Balai Kota karna segera ditahan.

Baca Juga : Mourinho Incar Gelandang PSG untuk Tandem Pogba

Sisa duit operasional yang dikembalikan Ahok telah di terima Pemprov DKI Jakarta serta automatis masuk ke bendahara pemakai biaya yang ada di Biro Administrasi Sekretariat Daerah DKI Jakarta.

Pasangan calon gubernur-wakil gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat, waktu mengemukakan info pers selesai menelan kekalahan berdasarkan hasil quick count beberapa instansi survey putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta 2017, di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017). (Kompas. com/Kurnia Sari Aziza)

Sampai kini, Ahok di ketahui terima BPO sejumlah Rp 2, 1 miliar per bulannya. BPO yang di terima kepala daerah serta wakil kepala daerah dapat dipakai untuk koordinasi, penanggulangan kerawanan sosial, pertolongan kemasyarakatan, pertolongan keagamaan, pengamanan, serta aktivitas spesial yang lain dengan memperhitungkan azas penghematan, kepatutan, serta kewajaran sesuai sama ketetapan perundang-undangan.

Ahok di ketahui bukanlah sekali ini saja kembalikan sisa dana operasional. Ia pernah kembalikan Rp 4, 8 miliar sesudah bekas Gubernur DKI Jokowi maju Pilpres.

Duit sejumlah Rp 4, 8 miliar itu sesungguhnya sisa duit operasional Jokowi sepanjang 4 bln. yang lalu jadi hak Ahok karna Jokowi mulai kampanye untuk Pilpres.

Terima dana pensiun

Sesudah mengundurkan diri, Ahok bakal pas memperoleh duit pensiun tiap-tiap bulannya. Sebab, Ahok dinilai berhenti dengan hormat. Bakal tidak sama bila Ahok tersandung masalah korupsi.

” Bila masalah OTT korupsi itu pemberhentian tak hormat, ” tutur Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono.

Sumarsono mengungkap, Ahok bakal terima duit pensiun sebagai kepala daerah kurang dari Rp 10 juta.

Sesudah Ahok mengundurkan diri, Djarot bakal diangkat sebagai gubernur definitif DKI Jakarta. DPRD DKI Jakarta bakal mengadakan sidang parpipurna istimewa untuk mengusulkan pengangkatan Djarot pada Selasa (30/5/2017) yang akan datang.

Djarot bakal melanjutkan sisa saat kerjanya sampai Oktober 2017 tanpa ada Ahok.

Support by : kompas.com