Sebelum Gabung MU, Solskjaer Sempat Diminati Liverpool

Agen Bola Online – Ole Gunnar Solskjaer ialah legenda Manchester United. Tetapi ada narasi jika Solskjaer sempat disukai Liverpool sebelum mengenakan seragam Setan Merah.

Solskjaer masuk dengan MU pada musim panas 1996 saat dibeli dari Molde. Waktu itu Solskjaer baru berusia 23 tahun serta bukan pekerjaan gampang berkompetisi di club sebesar MU yang punyai Eric Cantona dan Andy Cole waktu itu.

Tetapi, Solskjaer menunjukkan jika ia patut masuk dalam barisan pemain paling baik MU selama hidup. Sepanjang satu dekade bela club itu, Solskjaer ikut memberi sumbangan enam gelar Premier League termasuk juga titel juara liga pada musim pertamanya.

Ia jadi sisi dari team yang merampas Treble Winners pada 1998/1999 serta cetak gol penting waktu menaklukkan Bayern Munich 2-1 di final Liga Champions. Walau tidak sering menjadi pilihan Sir Alex Ferguson, Solskjaer masih tampil bagus saat diakui.

Baca Juga : Olimpiade Berpeluang Ditunda, Praveen Jordan: Demi Keselamatan Bersama

Keseluruhan ada 126 gol dari 366 tampilan sebelum Solskjaer pada akhirnya pensiun pada 2007. Terdapat beberapa narasi pasti yang dicatat Solskjaer sepanjang menguatkan MU, termasuk juga masalah Liverpool yang mendekatinya pada 1996.

Waktu itu, Liverpool memang dipenuhi pemain dari Eropa Utara hingga lumrah bila Solskjaer masuk dalam buruan. Tetapi, takdir mengatakan lain sebab Solskjaer pada akhirnya pindah ke Old Trafford, bukan Anfield.

“Apa Liverpool serta Bayern Munich minati saya? Ya, lantas ada Cagliari PSV, serta beberapa team yang lain,” tutur Solskjaer di situs sah club.

“Tetapi saya tidak mengubah riwayat yang ada. Hnaya ada satu pilihan. Fenomenal rasa-rasanya saat mereka mengontak saya,” sambungnya.

“Pemilik Molde minta saya hadir ke kantor. “Kami mendapatkan penawaran dari MU – Apa kamu ingin menerimanya? Ya, tentunya. Mereka sebetulnya ingin pergi liburan beberapa waktu sesudahnya.”

“Martin Edwards (bekas chairman MU) liburan, jadi kami harus hadir beberapa waktu sesudahnya. Ada permasalahan waktu pemesanan jet pribadi, jadi mereka pesan lagi lainnya supaya saya dapat terbang kesana.”

“Saya cukup grogi sebelum berjumpa Alex Ferguson, sebab Anda takut bila ada salah sebut serta impresi awal saya jadi buruk di matanya. Saya ketahui ia tidak pernah lihat saya bermain, jadi itu ialah pertemuan penting buat saya.”