Scaloni Buka Suara soal Masa Depannya di Timnas Argentina

SAO PAOLO – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Argentina, Lionel Scaloni, buka suara soal masa depannya. Ia memastikan bakal tetap menyandang status sebagai pelatih Timnas Argentina hingga kontraknya berakhir pada 30 Desember 2019.

Pernyataan ini dikeluarkan Scaloni jelang pertemuan Argentina dengan Cile dalam laga perebutan tempat ketiga Copa America 2019. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Arena Corinthians pada Minggu 7 Juli 2019 dini hari WIB.

Masa depan Scaloni di kursi kepelatihan Timnas Argentina memang sempat terancam saat Lionel Messi dan kawan-kawan dipastikan gagal melaju ke babak final Copa America 2019. Mimpi Argentina menjuarai Copa America tahun ini harus terkubur dalam-dalam lantaran takluk dari Brasil dengan skor 0-2.

Gagalnya Argentina mencapai tujuan utama di Copa America 2019 pun dipastikan Scaloni tidak mengancam masa depannya. Federasi Sepakbola Argentina (AFA) memastikan Scaloni tetap menangani tim hingga akhir tahun ini. Tetapi, AFA belum memastikan kelanjutan masa depan pelatih berusia 41 tahun itu setelah kontraknya berakhir.

“Saya berbicara dengan Tapia dan kami akan melanjutkan hingga 30 Desember ketika kontrak saya berakhir. Tidak ada pembicaraan tentang (apa yang akan terjadi setelah itu). Saya akan berada di sini selama enam pertandingan berikutnya dan setelah itu AFA harus membuat keputusan,” ujar Scaloni, sebagaimana dikutip dari ESPN, Sabtu (6/7/2019).

“Saya tidak merasa sedang dalam uji coba. Uji coba saya sudah terjadi. Uji coba saya membawa orang-orang muda ini, memberi mereka kesempatan untuk bermain di timnas, menjadikan mereka kompetitif melawan Brasil. Kami telah mencapai apa yang ingin kami lakukan ketika kami datang. Dalam enam laga berikutnya, kami akan melakukan hal yang sama, mencoba membuat mereka merasa diidentifikasi dengan tim,” lanjutnya.

Baca Juga : Dovizioso Sudah Tahu Masalahnya di Sirkuit Sachsenring

Meski belum mengetahui kelanjutan masa depannya saat kontrak berakhir, Scaloni tetap merasa lega dan senang karena masih bisa melatih Messi dan kawan-kawan untuk laga-laga lainnya hingga akhir tahun ini. Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada pihak AFA yang masih memberi kepercayaan kepadanya.

“Orang-orang bosan mengatakan saya tidak punya pengalaman dan saya mengkonfirmasinya. Itu benar, yang mengatakan sekarang saya manajer yang berbeda. Saya tidak tahu segalanya, saya juga tidak tahu banyak. Tapi, saya tidak tahu apakah banyak manajer dapat memiliki pengalaman ini. Saya memiliki kesempatan untuk memulai di puncak dan saya selalu berterima kasih kepada AFA,” tukasnya.