Rusia Sudah Kerahkan Lebih dari 63.000 Pasukan ke Suriah

MOSKWA – Kementerian Pertahanan Rusia mencatat telah mengirim lebih dari 63.000 personilnya ke Suriah selama keterlibatannya dalam konflik di negara itu.

Tepatnya sebanyak 63.012 tentara Rusia telah mendapat pengalaman bertempur di negara yang dilanda peperangan itu sejak September 2015.

Jumlah tersebut termasuk 25.738 perwira dan 434 jenderal, serta 4.349 ahli artileri dan roket. Demikian dipaparkan kementerian dalam sebuah video operasi militer Rusia untuk mendukung rezim Suriah.

Sebelumnya, disampaikan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, pada Desember 2017, sebanyak lebih dari 48.000 personil militernya telah ambil bagian dalam misi di Suriah.

Presiden Vladimir Putin pada akhir tahun lalu sempat memerintahkan untuk penarikan sebagian besar personil angkatan bersenjatanya dari Suriah.

Namun kemudian, Putin mengklarifikasi bahwa militernya akan tetap berada di Suriah selama hal tersebut menguntungkan dan belum berencana untuk pelakukan penarikan pasukan.

Kementerian Pertahanan Rusia, pada Rabu (22/8/2018) turut menyampaikan bahwa angkatan udaranya telah melakukan lebih dari 39.000 serangan yang menewaskan lebih dari 86.000 anggota kelompok militan.

“Serangan oleh angkatan udara Rusia juga telah menghancurkan sebanyak 121.466 target teroris di Suriah,” kata kementerian dalam pernyataan videonya.

Baca Juga : Anthony Tidak Mengalami Cedera Otot, tetapi Kram Kronis

Selama keterlibatannya di Suriah, Rusia juga telah melakukan pengujian untuk 231 jenis persenjataan modern, mulai dari pesawat, sistem dari darat-ke-udara, hingga rudal jelajah.

Namun dalam video yang dirilis kementerian itu tidak menyebutkan jumlah korban dari warga sipil Suriah maupun kerugian dari personil Rusia yang tewas selama konflik.