PPP: Fadli Zon Kurang Kerjaan Saja Nyinyirin Ahok

Agen Judi Online – Fadli Zon menyangsikan potensi Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) dalam jalankan pekerjaan jadi Komisaris Penting Pertamina. PPP memandang Waketum Gerindra itu kurang kerjaan.

“Fadli Zon ini seperti kurang kerjaan saja. Pengangkatan direksi atau komisaris BUMN itu hak Menteri BUMN sebagai pemegang saham sebagian besar unit usaha BUMN. Bukan dipastikan oleh lainnya, ditambah lagi satu orang Fadli Zon,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi pada wartawan, Minggu (24/11/2019).

Pria yang akrab dipanggil Awiek itu minta Fadli bicara sesuai dengan bidangnya. Menurutnya, jadi Ketua Tubuh Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, bukan pekerjaan Fadli untuk mengurus BUMN.

“Semestinya Fadli Zon bicara sesuai dengan tupoksinya, berikan pada koleganya yang di Komisi VI untuk bicara BUMN. Setahu saya, tupoksi BKSAP bukan ngurusi BUMN. Berhentilah berlaku nyinyir sebab belum pasti kita lebih baik dari yang dinyinyirin,” katanya.

Baca Juga : Era 90-an dari Bulutangkis: Emas Olimpiade dan Kisah Asmara Susy-Alan

Saksikan Partai Gerindra Jadi Konsolidasi, Fadli Zon Masih Masukan Pemerintah :

juga, kata Awiek, Menteri BUMN Erick Thohir diyakinkan tidak asal main tunjuk. Menurutnya, Erick telah yakini Ahok kompeten serta wajar menempati jabatan Komisaris Penting PT Pertamina.

“Komisaris itu bukan ranah tehnis, tetapi lebih pada peranan pengawasan, audit, serta yang duduk disana harus mempunyai ketrampilan dua hal itu, serta Menteri BUMN tentu saja tidak asal-asalan menunjuk orang. Jika nalar yang ditingkatkan Fadli Zon jika ada hubungan atau persahabatan sejati di antara Jokowi serta Ahok hingga yang berkaitan diangkat jadi komisaris BUMN, ini nalar menyimpang. Jika nalar yang sama digunakan untuk memandang diangkatnya Prabowo Subianto jadi Menhan apa sebab Jokowi-Prabowo punyai jalinan dekat atau rekan sejati?” papar Awiek.

Awalnya, Fadli Zon merasakan bingung atas dipilihnya bekas Gubernur Jakarta itu jadi Komisaris Penting PT Pertamina. Fadli menanyakan potensi Ahok.

“Agar warga yang memandang. Jika saya memandang seperti tidak ada orang lain saja begitu, mengapa, apa sich hebatnya? Menurut saya sich biasa saja. Tetapi kan itu memunculkan beberapa tokoh atau beberapa orang serta warga yang sampai kini kontra pada Ahok jadi tidak senang,” kata Fadli Zon di Lemhannas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).

Fadli Zon memandang dipilihnya Ahok jadi Komut Pertamina adalah refleksi hubungan Presiden Jokowi dengan Ahok. Fadli memandang Jokowi serta Ahok ialah rekan sejati.

“Ya menurut saya tentu memunculkan kerusuhan dong. Kan harusnya cari orang profesional, emangnya ia pakar minyak? Ia kan bukan pakar minyak. Hebatnya apa ia di Pertamina,” papar Fadli masalah pria sarjana Fakultas Tehnologi Mineral jurusan Tehnik Geologi Kampus Trisakti itu.