Populer Sepekan: Kritik Tontowi Ahmad dan Respons PBSI

Agen Judi Online – Tontowi Ahmad menyisipkan kritik waktu memberitahukan pensiun. PBSI, yang terkena kritikan, juga memberi respon. Tema itu jadi salah satunya yang terkenal dalam seminggu.

Waktu pensiun, Tontowi ternyata dengan status olahragawan magang di pelatnas PBSI. Dia juga tidak mengerti, ditambah lagi peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro bersama-sama Liliyana Natsir itu juga tetap menjadi pemain nomor satu dunia sampai tahun kemarin.

“Fakta penting ialah ingin dekat sama keluarga sebab saat aktif jarang-jarang punyai waktu untuk bersama-sama,” kata Tontowi menerangkan fakta ketetapannya pensiun.

“Ke-2, sebetulnya ini bukanlah fakta atau apa, tetapi dari PBSI memutuskan saya untuk olahragawan magang. Saya pernah terkejut dengan ketetapan itu serta sebetulnya itu bukan permasalahan.”

“Tetapi jika posisi magang saya cukup keberatan sebab umumnya itu untuk pemain junior yang akan masuk pelatnas. Sedang saya jika dibahas tidak ada kebutuhan lagi sebab saya telah mendapatkan golnya,” katanya.

Baca Juga : Kiper Arsenal Ketakutan Kalau Timo Werner ke Chelsea

Tontowi Ahmad akui terkejut dengan ketetapan PBSI membuatnya olahragawan magang seputar Desember tahun kemarin. Ia juga malas bertanya semakin jauh meskipun hanya memberi pesan supaya PBSI nantinya dapat semakin menghormati atletnya yang telah senior, ditambah lagi sudah berprestasi.

“PBSI itu organisasi yang dapat menaungi serta menghormati anak buahnya. Contoh saya yang telah berprestasi, saya tahun tempo hari masih rangking satu dunia serta saya baru dicoba satu pasangan. Meskipun tidak pernah masuk semi-final tetapi saya telah menaklukkan beberapa pemain teratas 10. Tujuannya saya tidak sejelek itu yang harusnya langsung dibuang.”

“Sebetulnya itu tidak masalah, tetapi untuk PBSI harus dapat semakin menghormati. Saya tidak tahu itu individu atau organisasi tetapi ini kan mengatasnamakan organisasi, serta saya atas nama pribadi tidak ada sakit hati, tidak ada permasalahan. Saya pensiun bukan permasalahan itu yang penting.”

Kritikan Tontowi Ahmad itu lalu direspons Kepala bagian Pembinaan Prestasi PBSI Susy Susanti. Menurut dia, posisi magang diberi sebab Tontowi waktu itu belum mempunyai pasangan masih.

“PBSI masih memberi peluang pada Tontowi, tapi dengan posisi SK (Surat Ketetapan) magang, sebab belum punyai pasangan masih,” tuturnya.

Sesudah Liliyana Natsir pensiun diawalnya 2018, Tontowi Ahmad pernah terpasangkan dengan pemain muda Winny Oktavina Kandow serta dikasih peluang berkompetisi dengan pasangan ganda kombinasi yang lain untuk merebutkan ticket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tetapi Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow dipandang belum penuhi harapan serta waktu promosi-degradasi awal tahun 2020, kedua-duanya akan dibagi.

“Keadaan itu membuat Tontowi disamping itu belumlah ada pasangan main. Tetapi, PBSI masih memberi peluang pada Tontowi, tapi dengan posisi SK (Surat Ketetapan) magang sebab belumlah ada pasangan masih,” tutur Susy Susanti

Susy mengaku ada gagasan memasangkan Tontowi dengan Apriyani Rahayu. Tetapi hal tersebut belum jelas sebab Apriyani konsentrasi buat persiapan Olimpiade Tokyo bersama-sama Greysia Polii di bidang ganda putri.