Polri Ungkap Alasan Tak Beri Izin Jalan Sehat yang Dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman

JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Penduduk Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengutarakan argumen Kepolisian Republik Indonesia tidak keluarkan izin jalan sehat dalam rencana Hari Berolahraga Nasional (Haornas) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (9/9/2018).

Gagasannya, pekerjaan itu akan di hadiri musisi Ahmad Dhani serta Neno Warisman, serta dibarengi beberapa ribu peserta.

Dedi menyampaikan, argumen polisi ialah pertimbangan ketertiban dan keamanan.

“Menjadi pada prinsipnya mungkin dari lokasi ini mempunyai team yang menganalisa pekerjaan itu. Kami meng-assesment dengan mendalam selama pekerjaan penduduk,” tutur Dedi, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2018).

Aksi Polri, lanjut Dedi, mengacu pada UU Nomer 9 Tahun 1998 mengenai Kemerdekaan Mengemukakan Saran di Muka Umum.

Semua bentuk penyampaian saran di depan umum harus diberitahu dengan tercatat pada pihak kepolisian.

“Sesuai dengan UU Nomer 9 Tahun 1998, ada lima point yakni pertama pekerjaan mengemukakan saran di muka publik itu sifatnya tidak absolut, sesuai dengan regulasi kami,” kata Dedi.

Ia menyampaikan, hasil pelajari kepolisian, ada kekuatan mengganggu keamanan dari pekerjaan itu.

“Hasil dari assesment, tentu ada kekuatan ke arah situ. Oleh karenanya, polisi ambil diskresi kepolisian. Diskresi itu ditata Undang-Undang Nomer 2 Tahun 2002 dimana polisi bisa ambil aksi berdasar pada penilaian sendiri. Jika dilewatkan kelak berlangsung benturan fisik, karena itu polisi juga disalahkan. Karena itu polisi mesti dapat menghadapi tiap-tiap peluang terburuk,” tutur Dedi.

Dari Solo dikabarkan, Kepolisian Resta Surakarta tidak keluarkan izin untuk gagasan tindakan jalan sehat itu.

Baca Juga : Masuk Timses Jokowi, Ali Mochtar Ngabalin Diminta Perbaiki Gaya Komunikasi

Wakil Kepala Polresta Surakarta, AKBP Andy Rifai menyampaikan, pihaknya sudah terima surat pemberitahuan pekerjaan dari panitia.

Akan tetapi, pihaknya tidak memberi izin pekerjaan itu dengan argumen keamanan.

Aktivis pergerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman menjumpai Wakil Ketua DPR Fadli Zon serta Fahri Hamzah di Gedung DPR.