Penembakan Lapas Pekanbaru, Petugas Periksa Rekaman Kamera CCTV

PEKANBARU – Pihak Instansi Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru, Riau, lakukan kontrol rekaman camera CCTV sesudah berlangsung penembakan di lapas itu.

” Ada dua CCTV diluar telah kita check, namun tak ada camera yang ke arah ke halaman depan (tempat peristiwa), hanya ke arah ke pintu masuk, ” kata Kepala Lapas Pekanbaru Yulius Sahruza waktu dihubungi Kompas. com, Minggu (8/7/2018).

Diluar itu, pihak lapas bakal mengecek rekaman camera CCTV yang berada di beberapa toko depan lapas untuk menyelidiki penembakan yang disangka dikerjakan orang tidak di kenal itu.

Selama ini, kata Yulius, belumlah diketemukan panduan tentang aktor penembakan.

Pihaknya juga tengah memahami keterikatan penembakan dengan penangkapan satu orang penyelundupan sabu-sabu ke Lapas Pekanbaru.

” Sore hari pada awal mulanya memanglah di tangkap satu orang aktor penyelundup narkoba ke Lapas, namun ada ataulah tidak hubungannya tengah diselidiki, ” kata Yulius.

Diluar itu, pihak lapas memahami ada tidaknya kaitan momen itu dengan perpindahan satu orang narapidana dari Lapas Kelas II B Rengat ke Lapas Pekanbaru dua hari pada awal mulanya.

” Napi yang dipindahkan ini masalah narkoba berinisial A. Th. 2014 yang berkaitan sempat membebaskan diri dari Lapas Rengat lewat cara melawan petugas. Tetapi, hal semacam ini juga tetap didalami, ” kata Yulius.

Untuk membuka masalah penembakan itu, pihak Lapas Pekanbaru bekerja bersama dengan petugas Polresta Pekanbaru serta petugas Polsek Bukit Raya.

16 petugas berjaga

Kalapas Pekanbaru Yulius mengemukakan, ketika terjadinya penembakan beruntun, ada 16 petugas tengah berjaga. Tetapi, tak ada petugas yang ada diluar Lapas.

” Segalanya ada didalam waktu itu. Cocok ada ledakan dicek keluar lantaran disangka travo listrik meledak. Namun tak ada terlihat. Jalanan juga sepi serta petugas masuk sekali lagi ke, ” kata Yulius.

Jam 07. 15 WIB, kata dia, petugas lihat ada kaca yang bolong serta dinding berlobang seperti ada tembakan.

Sesudah dikerjakan kontrol, ada 5 kali tembakan yang tentang dinding, jendela, plafon serta tembus satu kaca.

Petugas temukan dua selongsong peluru juga pecahan proyektil. ” Tanda bukti telah diserahkan ke pihak kepolisian, ” tutur Yulius.

Selain itu, kerugian materi yang disebabkan dari penembakan itu belumlah dihitung.

Pada awal mulanya, Lapas Kelas II A Pekanbaru ditembaki orang tidak di kenal, Minggu (8/7/2018) jam 03. 00 WIB. Tembakan itu tentang dinding, jendela, kaca serta plafon.

Baca Juga : Pleno Rekapitulasi KPU, Pasangan Arinal-Nunik Unggul di Lampung

Untuk menyelidiki masalah ini, pihak kepolisian sudah minta info 4 orang saksi yang disebut pegawai Lapas Pekanbaru.

Mengenai tanda bukti yang diamankan polisi berbentuk 2 selongsong peluru serta 1 pecahan timah panas.