PBSI Beberkan Skema Simulasi Piala Thomas dan Uber

Agen Judi Online – PP PBSI mengutarakan pola simulasi Piala Thomas serta Piala Uber yang berguling pada awal September akan datang. Semacam apa deskripsinya?

Selama ini, PBSI masih sesuai dengan agenda untuk mengadakan kompetisi internal berbentuk kejuaraan beregu. Gagasan ini adalah sisi dari simulasi Piala Thomas serta Piala Uber yang berguling 3-11 Oktober di Denmark.

Ditambah lagi sesudah Badminton World Federation (BWF) kembali lagi putuskan menggagalkan empat kompetisi, yaitu Taipei Open, Korea Open, China Open, serta Japan Open.

Tempat yang sedianya berguling September itu harusnya jadi salah satunya persiapan Kevin Sanjaya Cs ditengah-tengah kekosongan kompetisi pada beberapa waktu awalnya.

Baca Juga : Akhiri Dominasi Messi, Ciro Immobile Rebut Sepatu Emas Eropa

Namun, polanya sampai sekarang terus digodok oleh team pelatih serta binpres.

“Untuk tanggal (penyelenggaraan) belum masak ya, tetapi peluang untuk simulasi Piala Thomas akan berjalan 1-3 September serta simulasi Piala Uber pada 8-10 September,” kata Kabid binpres PBSI, Susy Susanti, pada pewarta dalam sambungan telephone.

Menyinggung pola, ucap Susy, simulasi Piala Thomas serta Uber ini akan berupa kompetisi dengan pola team.

“Peluang akan ada empat team di semasing beregu putra serta putri. Formasi pemain akan kita acak,” tutur peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu.

Ia memberikan contoh, satu team telah berisi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, karena itu team itu tidak diisi pemain yang favorit di bidang tunggal, seperti Anthony Sinisuka Ginting serta Jonatan Christie. Ini jadi langkah PBSI untuk tampilkan kompetisi internal beregu masih berjalan seru serta ramai.

“Kami akan mencari formulanya supaya kemampuan semasing team jadi rata. Ibaratnya jika menang juga, skornya tipis dapat 3-2,” katanya.