Meski Raih Suara Terbanyak, Khofifah-Emil Belum Ditetapkan Jadi Pemenang Pilkada Jatim

SURABAYA – Komisi Penentuan Umum (KPU) Jawa timur belumlah memastikan pemenang Pilkada Jawa timur, walau hasil rekapitulasi nada telah memastikan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak jadi pemenang.

KPU tetap menanti info resmi dari Mahkamah Konstitusi yang menjelaskan jika tak ada gugatan hasil Pilkada Jawa timur.

” Kami tetap menanti info resmi dari KPU pusat yang tengah menanti info resmi dari Mahkamah Konstitusi, ” kata Ketua KPU Jawa timur, Eko Sasmito, Senin (9/7/2018).

Batas waktu gugatan hasil Pilkada Jawa timur sesuai sama ketentuan yaitu 3 kali 24 jam kerja sesudah sistem rekapitulasi di tingkat KPU Jawa timur selesai.

” Kami menanti sekian hari ke depan, ” katanya.

Berdasar pada hasil rekapitulasi nada di tingkat KPU Jawa timur pada Sabtu (7/7/2018), pasangan Khofifah-Emil mencapai nada paling banyak dengan pencapaian 10. 465. 218 nada (53, 55 %).

Selain itu, pasangan Saifullah Yusuf serta Puti Guntur Soekarno beroleh 9. 076. 014 nada atau (46, 45 %).

Satu diantara saksi pasangan Gus Ipul serta Puti, lanjut Eko, menampik di tandatangani hasil rekapitulasi nada lantaran menuding banyak ketidaksesuaian formulir pendaftaran di tingkat kecamatan ataupun kabupaten.

Baca Juga : Rekapitulasi KPU, Murad Ismail-Barnabas Orno Menangi Pilkada Maluku

Eko menjelaskan, keseluruhan nada yang masuk dari 38 kabupaten/kota se- Jawa Timur sejumlah 20. 323. 259. Dari jumlahnya itu, nada yang dinyatakan sah sejumlah 19. 541. 232, sedang 782. 027 nada dinyatakan tidak sah.

Pada Pilkada Jawa timur, pasangan Khofifah-Emil diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN serta Nasdem, sedang pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diusung koalisi PDIP, PKB, PKS serta Gerindra.