Menangi Balapan di Hungaroring, Wolff Sebut Hamilton seperti Alien

BUDAPEST – Team principal Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, keberhasilan pembalapnya, yakni Lewis Hamilton, ketika tampil di Formula One (F1) musim 2019 Grand Prix (GP) Hungaria 2019. Wolff bahkan menyebut penampilan Hamilton di F1 GP Hungaria 2019 menunjukkan betapa hebat dirinya.

Sebagaimana diketahui, Hamilton sendiri harus memulai dari posisi kurang menguntungkan dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Hungaroring pada akhir pekan tersebut. Ya, Hamilton memulai balapan dari posisi ketiga berada di belakang sang tandem, Valtteri Bottas.

Akan tetapi sebuah gebrakan langsung diciptakan Hamilton pada lap pertama dengan menyalip Bottas. Meski begitu, Hamilton sempat tertinggal jarak yang cukup jauh dari pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappe, yang memimpin balapan.

Walaupun begitu, Hamilton menolak menyerah dengan terus mempersempit jaraknya dengan Verstappen. Keputusan Hamilton menerapkan strategi melakukan pit stop sebanyak dua kali pun akhirnya membantunya memenangi persaingan ketat dengan Verstappen.

Keberhasilan Hamilton menjuarai F1 GP Hungaria 2019 pun mendapatkan pujian dari Wolff. Bahkan Pria berkebangsaan Austria tersebut tidak segan menyebut bahwa Hamilton layaknya Alien dalam dunia balap.

“Untuk bisa mendominasi di era seperti ini, tim harus bersatu dalam perjalanan ini dan mencipatkan sesuatu yang spesial. Tentu ini tidak akan terwujud tanpa kontribusi dari setiap anggota tim, tapi pastinya ini tidak akan terwujud tanpa pembalap yang tepat di dalam mobil,” ucap Wolff, seperti disadur dari Motorsport, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga : Daftar Lawan Tunggal Putri Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

“Balapan dia hari ini benar-benar seperti di dimensi yang berbeda, dia seperti Alien dalam olahraga ini. Rasa hormat antara Valtteri dan Lewis pada lap pembuka, kami tidak pernah meragukannya bahwa itu bagus,” sambung pria berusia 47 tahun tersebut.

“Lalu saat mengejar Verstappen dan berjuang keras dengan kompon hard, Anda bisa melihatnya bahwa dua pembalap ini juga saling menaruh rasa hormat yang tinggi. Hanya lewat rasa hormat Anda bisa melibas tikungan bersama-sama dalam kecepatan 290 km/jam. Kami tahu, begitu dia bisa melihat Verstappen dari kejauhan, itu sudah cukup,” tutupnya.