Lorenzo Soroti Sensitifnya Bagian Depan Motor Honda

LE MANS – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, masih belum bisa mengeluarkan potensinya bersama motor RC213V pada MotoGP Prancis 2019. Meski sempat menempati urutan empat pada sesi latihan bebas dua (FP2), Por Fuera masih belum nyaman mengendarai kuda besi tersebut.

Adaptasi Jorge Lorenzo bersama Repsol Honda memang bisa dikatakan buruk. Pembalap berusia 32 tahun itu terang-terangan mengatakan kalau motor RC213V milik Honda bukan motor yang natural untuknya alias kurang cocok dengan gaya balapnya.

Ketika ditanya mengenai perbedaan antara motor edisi 2018 dengan 2019, Lorenzo jelas tidak bisa menjawabnya. Namun, ia mengakui kalau bagian depan motor sangat sensitif sehingga perlu trik khusus untuk bisa menaklukkannya.

“Saya tidak bisa membandingkan motor 2019 dengan 2018 karena belum ada di tim saat itu. Bagian depan motor sangat sensitif. Anda perlu memahami trik dan cara untuk mengendarainya dengan baik. Kepercayaan diri yang didapat dari bagian depan saat mengerem untuk memasuki tikungan, bukan perasaan yang terbaik,” tutur Jorge Lorenzo, mengutip dari Crash, Sabtu (18/5/2019).

Baca Juga : Allegri: Ini Keputusan yang Terbaik untuk Juventus

“Akan tetapi, begitu lah keadaannya. Kami punya beberapa titik keunggulan, seperti ketika memasuki dan melibas tikungan tertentu, serta mesin yang sangat bagus,” imbuh juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.

Selain masalah bagian depan, Jorge Lorenzo juga masih kesulitan menentukan posisi duduknya di RC213V. Ia sempat meminta tipe jok yang sama dengan yang dipakainya di Yamaha dan Ducati, tetapi tidak bekerja dengan baik.