Kubu Jokowi Kritik Pernyataan Adik Prabowo soal Terima Dukungan Anak PKI

JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ahmad Basarah mengkritik pernyataan adik Prabowo Subianto, Hasyim Djojohadikusumo yakni menerima dukungan dari keluarga dan keturunan eks PKI.

“Pernyataan BPN 02, Hashim Djojohadikusumo yang mengatakan akan menerima dukungan suara dari keluarga dan keturunan eks PKI adalah pernyataan normatif, karena memang tidak ada larangan norma hukum apapun bagi keturunan PKI untuk menggunakan hak pilihnya,” kata Basarah dalam keterangan resminya, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya itu sudah sesuai dengan TAP MPR Nomor I Tahun 2003 tentang Peninjauan Materi dan Status Hukum Seluruh TAP-TAP MPRS/MPR, yang diatur dalam Pasal 2 TAP MPR.

”Dengan demikian, keluarga keturunan PKI berhak hidup normal dalam bermasyarakat dan bernegara sebagai bagian dari warga negara Indonesia, beserta memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara Indonesia yang lainnya,” ujarnya.

“Yang dilarang dilakukan oleh keturunan dan keluarga eks PKI tersebut adalah mendirikan kembali organisasi PKI atau organisasi sosial politik yang berasaskan komunisme atau menyebarkan ajaran komunisme,” imbuhnya.

Basarah menambahakan, pernyataan Hasyim seharusnya tidak berhenti sampai di situ, melainkan harus mengajak semua pihak menghentikan isu kebangkitan PKI dan komunis.

Baca Juga : Komisioner KPU Diperiksa Polisi, OSO: Masya Allah, Saya Tidak Tahu

“Termasuk yang menuduh pihak-pihak tertentu sebagai PKI dan Komunis yang tidak berdasar atas fakta dan kebenaran. Mengapa demikian, karena pelarangan PKI dan ajaran komunisnya di Indonesia sudah final dan telah menjadi konsensus bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu menurut Basarah, isu kebangkitan PKI bisa menyerang generasi muda. “Menggembor-gemborkan isu kebangkitan komunis secara tidak disadari bagi generasi mileneal yang karakteristiknya serba ingin tahu tersebut, malah justru membuat mereka menjadi ingin tahu dan mencari-cari tentang ajaran komunis itu sendiri,” ujarnya.