Kredit Bermasalah BTN Turun Jadi 2,78 Persen

JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Maryono menyatakan, angka Non Performing Loans ( NPL) atau kredit bermasalah selama semester pertama 2018 lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu. BTN mencatat angka NPL gross semester pertama yakni 2,78 persen. Sementara pada tahun sebelumnya sebesar 3,23 persen.

“Angkanya masih lebih rendah dari rata-rata industri per Mei 2018 sebesar 2,79 persen,” ujar Maryono di Menara BTN, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Maryono mengatakan, NPL gross khusus untuk Kredit Pemilikan Rumah subsidi besarannya sekitar 1,21 persen. Sementara untuk NPL nett semester pertama tahun ini sebesar 1,80 persen. Lebih rendah dari semester pertama tahun lalu sebesar 2,24 persen.

“Kalau dilihat di sini NPL mengalami penurunan, baik gross NPL dan nett NPL,” kata Maryono.

Baca Juga : Ganjar: Euforia Asian Games 2018 Jangan Sampai Kalah dengan Piala Dunia

BTN juga memaparkan target bisnis mereka hingga akhir 2018. Untuk rasio NPL gross, mereka menargetkan di kisaran 2,3-2,5 persen, lebih rendah dari capaian semester pertama.