KPK Sita Sejumlah Dokumen dari Pendopo Kabupaten Malang

MALANG – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengambil alih beberapa berkas tanda bukti waktu memeriksa Pendopo Agung Kabupaten Malang yang berada di Jalan Agus Salim, Kota Malang, Senin (6/10/2018) malam.

Hal tersebut dikatakan Bupati Malang Rendra Kresna yang mengikuti proses pemeriksaan itu. Rendra ikut mengakui telah di tandatangani penyitaan tanda bukti serta pemeriksaan di dalam rumah dinasnya itu.

“Ada banyak tanda bukti yang telah diambil. Serta saya barusan di tandatangani satu, berita acara pemeriksaan. Dua, berita acara mengenai tanda bukti serta ke-3 STPBB. Itu yang saya sinyal tangani,” tuturnya.

Ketua DPW NasDem Jawa Timur itu menyampaikan, tanda bukti yang dibawa KPK berbentuk dokumen.

“Dokumen, ada dokumen kepegawaian, ada banyak surat pengaduan dari penduduk,” tuturnya.

Salah satunya surat pengaduan yang diambil alih KPK ialah surat pengaduan mengenai tagihan cost kampanye dianya waktu mencalonkan diri menjadi Bupati Malang pada tahun 2015.

Seorang yang mengatasnamakan grup spesifik menagih beberapa dana yang dihabiskan untuk kampnye.

“Pengaduan penduduk itu satu mengenai tagihan cost kampanye waktu periode ke-2 yang sudah sempat ramai itu. Ada pula mengatasknamakan grup spesifik yang menagih pada saya,” tuturnya.

“Saya tidak menjawab dan tidak memberi sebab saya tidak juga pernah lakukan kerja sama atau perikatan lah untuk lakukan pekerjaan – pekerjaan kampanye yang dia lalu ngeklaim habiskan dana demikian.”

Diluar itu, surat pengaduan yang diambil alih oleh KPK berkaitan pengaduan mengenai korupsi yang berlangsung di Kabupaten Malang. Akan tetapi Rendra mengakui belumlah tahu dokumen korupsi itu.

Baca Juga : Pemberontak Suriah Mulai Tarik Senjata Berat dari Zona Demiliterisasi

“Ada pula pengaduan dari penduduk mengenai korupsi. Saya tidaklah terlalu membacanya karenanya saya tidaklah terlalu mendalaminya saya simpan saja pengaduan – pengaduan itu di meja saya. Karenanya kan terdapat beberapa tembusan begitu kan,” tuturnya.

Tidak hanya Pendopo Agung Kabupaten Malang, penyidik KPK ikut memeriksa rumah pribadi Rendra Kresna yang berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.