Ketua DPRD : Pemkab Segera Selesaikan Polemik Peternakan di Geopark

YOGYAKARTA– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Demas Kursiswanto menggerakkan perusahaan serta Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk selekasnya merampungkan masalah peternakan ayam di lokasi Gunung Sewu Unesco Global Geopark.

Harapannya, penyelesaian masalah ini tidak mengganggu iklim investasi.

“Kami cuma menggerakkan pemilik perusahaan supaya merampungkan perizinan. Pemkab turun juga ke lapangan pastikan ada tidaknya efek negatif pada lingkungan dari usaha peternakan unggas,” kata Demas waktu dihubungi Minggu (16/9/2018) petang.

Demas menyampaikan, pihaknya telah mendatangi tempat, Sabtu (15/9/2018) serta kehadirannya didapati langsung oleh pihak perusahaan.

Dalam peluang itu, ia menanyakan masalah kriteria yang belumlah diperlengkapi yaitu IMB serta Amdal.

“Buat kami, yang penting selekasnya dituntaskan, jangan pernah meluas. Dituntaskan sesuai dengan prosedur yang laku. Janganlah berlarut-larut sebab mengganggu iklim investasi,”katanya.

Menurut Demas, persoalan yang sampai kini berkembang sebab minimnya komunikasi.

Demas menyampaikan, dari pemantauan, pihaknya belumlah dapat pastikan tentang IPAL sebab bukan kewenangannya.

Berkaitan efek sosial, pihaknya sempat juga menanyakan pada masyarakat seputar tentang efek yang dihadapi oleh penduduk.

“Penduduk disana telah terima, tidak ada permasalahan. Memang untuk legal formalnya masih tetap diurus tentang perizinan,” tuturnya.

Suhadi, Kepala desa Pacarejo Kecamatan Semanu mengemukakan, sosialisasi pembangunan perusahaan telah berjalan semenjak 2016.

Sebelum dibuat, masyarakat sudah sempat ajukan tuntutan pada PT Widodo Makmur Unggas.

Perusahaan sudah mengabulkan tuntutan masyarakat, mencakup keterlibatan 90 % tenaga kerja lokal serta pemeliharaan infrastruktur untuk umum seperti jalan serta yang lain jadi tanggung jawab perusahaan. Diluar itu, CSR perusahaan ditujukan pada penduduk ditempat juga berjalan.

Baca Juga : F1 GP Singapura, Hamilton Raih Kemenangan Ketujuh Musim Ini

Selesai sosialiasi, berlanjut pembelian tempat punya masyarakat. Tujuan awal, tempat yang dipakai seluas 20 ribu mtr. persegi serta saat ini telah dikerjakan seputar 8 ribu mtr. persegi.

“Semua tempat punya masyarakat. Tanah mereka dibeli, kami tidak dapat melarang,”katanya.

Awal mulanya, masalah pendirian peternakan ayam di kuatirkan mengakibatkan kerusakan ekosistem lokasi Geopark Gunung Sewu. Karena, belumlah ada tentang efek lingkungan serta perizinan akan tetapi bangunan telah dibuat.