Kata Melati Daeva Soal Kecocokan Main di Eropa

Agen Judi Online – Pebulutangkis ganda kombinasi Melati Daeva Oktavianti akui semakin nyaman main di Eropa. Hasil All England 2020 menunjukkan pengakuannya masalah benua biru itu.

Entahlah kebetulan atau mungkin tidak, bersama-sama Praveen, Melati hampir sukses mendapatkan gelar di Eropa. Sebutlah saja Denmark Open serta French Open 2019. Titel juara back to back itu, cukup mengagetkan sebab mematahkan asumsi berlangganan runner-up, disamping itu Praveen barusan diganjar Surat peringatan (SP) 2 sebab indisipliner.

Sesaat pada tahun ini, mereka kembali lagi menunjukkan untuk ratu serta raja Eropa sesudah memenangkan All England Maret 2020.

Praveen/Melati juara All England selesai melalui tanding tiga game di final menantang Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Mereka menang 21-15, 17-21, 21-8 atas wakil Thailand itu.

Dari ke-3nya, All England jadi title pertama mereka di level super 1000. Sesaat buat Praveen, catatan emas itu jadi yang ke-2. Pertama-tama dia mencapainya pada 2016 berpasangan dengan Debby Susanto.

Baca Juga : Zidane Tak Berniat Lama-Lama Latih Madrid

Dari runtutan prestasi itu, tidak mengejutkan bila kedua-duanya tetap disebut pas jika main di Eropa. Melati tidak menangkis ada perasaan suka bermain di Eropa.

“Sebetulnya tidak demikian. Saya sama Praveen (Jordan) laga dimanapun ingin memberikan hasil paling baik serta optimal. Tetapi kemungkinan cocok sekali dapatnya di Eropa semua, jadi pada bilangnya pas main disana. Walau sebenarnya kami main di negara lain juga masih optimal,” kata Melati dalam temu wartawan dengan pewarta, Kamis (11/6/2020), lewat aplikasi zoom.

“Tetapi memang semakin enak main di Eropa. Kemungkinan sebab semakin dingin,” candanya.

“Soalnya jika bolanya sendiri disana semakin berat daripada kami main di beberapa negara Asia,” tutupnya.