Jokowi Menginginkan Gandeng Prabowo jadi Cawapres untuk Jauhi Perpecahan

Jokowi Menginginkan Gandeng Prabowo jadi Cawapres untuk Jauhi Perpecahan

            SEMARANG, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyebutkan, argumen paling utama Presiden Joko Widodo menginginkan menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jadi cawapres untuk melindungi persatuan

Ia mengungkap, waktu menawari Prabowo jadi cawapres, Jokowi berkaca pada Pilkada DKI Jakarta yang dipenuhi kemelut serta punya potensi menyebabkan perseteruan.

” Beliau mengemukakan, pikirkan gaduhnya republik ini. DKI Jakarta saja yang satu propinsi mengagumkan gaung ketidaksamaannya. Lalu intoleransi bertambah dengan simpul-simpul agama, ” kata Romajurmuziy dengan kata lain Romi, di sela Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patra, Semarang, Jumat (13/4/2018).

Ia menyadari kecemasan Jokowi.

Menurutnya, dengan proses Pemilu 2019 yang di gelar serentak serta yang dibarengi sekitaran 320. 000 calon anggota legislatif (caleg), potensi perpecahan dapat berlangsung bila Jokowi serta Prabowo kembali bertemu.

Argumennya, semasing caleg juga akan mengampanyekan Jokowi serta Prabowo sekalian karna saat pencoblosan pileg serta pilpres bersamaan.

” Semasing (caleg) mengampanyekan cuma dua kutub. Jokowi atau Prabowo. Dapat dipikirkan begitu dahsyatnya. Serta itu tidak berlangsung pada Pilpres 2014 karna pileg duluan, ” tutur Romi.

Baca Juga : Kata Sandiaga masalah Video Prabowo Diarak Bertelanjang Dada yang Viral

” Nah, hari ini pileg dengan pilpres. Karenanya kami DPP partai mewajibkan semua caleg memperjuangkan, mengampanyekan capres yang kami angkat, ” lanjut Romi.

Jokowi tawari Prabowo jadi cawapres

Terlebih dulu, Romi membetulkan berita kalau Jokowi sempat menawari Prabowo untuk jadi cawapres pada Pilpres 2019.

” Bln. November Pak Jokowi serta Pak Prabowo 2 x berjumpa. Th. 2017. Serta di situ ada seperti hasrat. Bila lihat kalimatnya mungkin saja Pak Jokowi yang berinisiatif. Mengapa saya ketahui? Karna saat itu Pak Jokowi bertanya pada saya, ” kata Romi.

Romi menyebutkan, Jokowi pernah bertanya gagasannya bila ia menggandeng Prabowo jadi cawapres pada Pilpres 2019.

Romi mengakui menyongsong baik inspirasi Jokowi itu. Prabowo, kata Romi, juga mengapresiasi tawaran Jokowi.

Romi mengungkap, waktu itu Prabowo terasa terhormat karna memperoleh tawaran dari Jokowi untuk jadi cawapres. Bahkan juga, lanjut Romi, Prabowo merespons positif tawaran itu.

Ia menyebutkan, dua minggu waktu lalu, Prabowo kirim utusan ke Jokowi untuk bertanya lanjutan tawaran cawapres.

Tetapi, kata Romi, Jokowi belum juga dapat menjawab karna masih tetap mesti mendengar input dari semuanya ketua umum parpol yang sebagian salah satunya masih tetap ada diluar negeri atau masih tetap disibukkan masalah partai.

Support by : kompas.com