Jika Ada Serangan Rasial, Timnas Inggris Langsung Mogok Main

Jakarta – Tim nasional Inggris tidak bermain-main dalam memberantas rasisme. Mereka akan langsung berhenti main bila ada penggawanya yang mendapatkan ejekan rasial waktu berlaga.

Scuad bimbingan Gareth Southgate akan kembali berlaga di Kwalifikasi Piala Eropa 2020. Mereka direncanakan akan hadapi dua negara Eropa timur, yaitu Republik Ceko pada Jumat (11/10) dan melawat ke Bulgaria pada Senin (14/10).

Spesial menantang Bulgaria, Inggris sudah waspada tingkah laku supporter tuan-rumah, yang populer suka keluarkan beberapa kata bau rasis pada pemain team tamu.

Baca Juga : Usai Pecat Giampaolo, Milan Bakal Evaluasi Boban dan Maldini

Bulgaria sendiri telah mendapatkan hukuman dari UEFA karena tingkah laku suporternya. Dalam pertandingan menantang Inggris kelak, Stadion Vasil Levski yang dipakai jadi venue akan ditutup beberapa untuk pemirsa, imbas dari tingkah laku rasis supporter Bulgaria waktu hadapi Republik Ceko serta Kosovo pada Juni kemarin.

Meskipun begitu, Inggris masih siaga. Tidak ada agunan tingkah laku negatif sama tidak akan terulang lagi.

Oleh karenanya, Three Lions juga telah menyiapkan diri. Bila salah satunya pemain Inggris mendapatkan ejekan bau rasis, karena itu Raheem Sterling dkk akan solid tinggalkan lapangan.

“Bila hal tersebut (ajaran rasis) berlangsung pada satu pemain, itu berarti berlangsung pada kami semua,” tutur striker Inggris, Tammy Abraham, seperti diambil BBC.

“Harry Kane (kapten Inggris) justru telah katakan, bila kami tidak suka, bila ada seseorang pemain saja yang tidak senang dengan perlakuan itu, karena itu kami semua akan keluar dari lapangan,” sambung pemain Chelsea itu.