Dovizioso Sudah Tahu Masalahnya di Sirkuit Sachsenring

SACHSENRING – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, sejatinya tidak memiliki catatan bagus kala melakoni balapan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring. Kendati demikian, hal itu tak menyurtkan tekad Dovizioso untuk bisa mendapatkan posisi tiga besar dalam gelaran MotoGP Jerman 2019 yang bakal berlangsung akhir pekan ini.

Selama berkarier di pentas MotoGP sejak 2008, Dovizioso tercatat belum sekalipun meraih kemenangan di Sirkuit Sachsenring. Dalam kurun waktu tersebut, hasil terbaik yang bisa didapat Dovizioso di Sirkuit Sachsenring adalah dengan finis di posisi ketiga. Hal itu dilakukannya sebanyak dua kali, yakni di musim 2012 dan 2016.

Kendati demikian, Dovizioso menyadari apa faktor yang membuatnya tampil gemilang di Sachsenring. Pembalap berdarah Italia itu menjelaskan kalau Sirkuit Sachsenring memiliki layout yang sempit. Maka dari itu, para pembalap dituntut untuk tetap berada di posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Diakui oleh Dovizioso kalau hal tersebut membuatnya kewalahan. Pasalnya, menggunakan motor balap Ducati, Desmosedici, menuntutnya mengeluarkan tenaga lebih banyak. Sehingga, ia merasa kelelahan jika dituntut untuk tidak mengubah posisinya.

Kendati demikian, Dovizioso menyadari apa faktor yang membuatnya tampil gemilang di Sachsenring. Pembalap berdarah Italia itu menjelaskan kalau Sirkuit Sachsenring memiliki layout yang sempit. Maka dari itu, para pembalap dituntut untuk tetap berada di posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Baca Juga : Man United Perpanjang Kontrak Andreas Pereira dan Tuanzebe

Diakui oleh Dovizioso kalau hal tersebut membuatnya kewalahan. Pasalnya, menggunakan motor balap Ducati, Desmosedici, menuntutnya mengeluarkan tenaga lebih banyak. Sehingga, ia merasa kelelahan jika dituntut untuk tidak mengubah posisinya.

“Itulah yang terjadi pada saya tahun sebelumnya: Saya memacu motor sepanjang akhir pekan dan berusaha untuk cepat karena saya selalu kesulitan di lintasan ini. Tetapi, dalam balapan saya mengendur karena saya memacu begitu keras untuk menjaga kecepatan ini. Saya tidak cukup mulus untuk konsisten sepanjang balapan,” pungkasnya.