DJP Siap Sosialisasi soal Pajak kepada Caleg

JAKARTA – Direktur Penyuluhan, Service, serta Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama menyampaikan, pihaknya bersedia bila disuruh memberikan penyuluhan serta sosialisasi tentang harus pajak pada calon anggota legislatif.

Hal itu dia berikan sesudah politisi PDI Perjuangan Eva Sundari melawan calon legislatif untuk buka-bukaan masalah Surat Pemberitahuan pajak tahunan menjadi tanda akuntabilitas.

“Bu Eva kan di PDI-P menjadi Ketua Bagian Diklat, kami tentu saja akan siap jika partai politik atau KPU meminta berikan sosialisasi pandangan kesadaran pajak buat calon legislatif,” tutur Hestu dalam diskusi di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Hestu mengharap ada penyuluhan seperti itu baik untuk calon anggota dewan di pusat serta daerah. Dengan begitu, kesadaran calon legislatif menjadi masyarakat negara Indonesia untuk taati pajak tambah tinggi. Ditambah lagi bila dipilih kelak menjadi anggota dewan yang manakah jadi wakil rakyat yang perlu menjadi contoh untuk patuh pajak.

“Terpenting sekali beberapa calon legislatif yang akan menjadi pembawa masukan penduduk juga menjadi contoh, termasuk juga ketaatan bayar pajak,” kata Hestu.

Menurut Hestu, ada tiga perihal yang butuh dilihat calon legislatif berkaitan pajak. Pertama, masalah pandangan calon legislatif tentang apakah itu pajak serta pentingnya buat negara. Termasuk juga pengetahuan bagaimana pemakaian pajak serta strukturnya dalam APBN seperti apakah. Walau tidak memahami detail, sekurang-kurangnya calon legislatif tahu banyak kebijakan yang fundamental, seperti tax amnesty serta Pajak pendapatan.

Perihal ke-2 yaitu kesadaran calon legislatif tersebut untuk membayar pajaknya. Contoh sederhananya yaitu memberikan laporan Surat Pemberitahuan Pajak tahunan serta mempunyai Nomer Pokok Harus Pajak.

“Anggapan kita jika mencalonkan diri menjadi calon legislatif, seharusnya keharusan itu menempel pada dianya,” kata Hestu.

Baca Juga : Turunkan Biaya Operasional, Dirut Baru Garuda Akan Renegosiasi Sewa Pesawat

Paling akhir, masalah apakah yang perlu dikerjakan calon legislatif di waktu kampanye sampai dipilih jadi anggota dewan. Hestu mengharap calon legislatif menolong Ditjen Pajak dalam mensosialisasikan keharusan bayar pajak pada konstituennya. Hestu menyampaikan, anggota dewan mesti mengerti benar jika pajak yang akan dipakai untuk implementasi beberapa kebijakan itu datang dari uang rakyat.

“Jika miliki kesadaran perpajakan yang cukuplah tinggi, maka berfikir strategis bagaimana manfaatkan pajak untuk kebutuhan penduduk, juga akan tidak ikut serta pada perihal yang koruptif,” kata Hestu.