China Ungkap Tampilan Pesawat Drone Siluman Terbarunya, CH-7

ZHUHAI – Tidak hanya menunjukkan beberapa persenjataan modernnya, China ikut membuka penampilan dari drone alias pesawat nirawak dengan potensi siluman terbarunya.

Drone siluman yang dinamakan CH-7 atau Rainbow-7 itu dipamerkan di arena Airshow China 2018 yang diselenggarakan di kota Zhuhai, selama minggu ini.

CH-7 itu adalah peningkatan paling baru dari seri drone CH yang di kembangkan oleh China Academy of Aerospace Aerodynamics, anak perusahaan dari China Aerospace Science and Technology Corporation.

Drone CH produksi perusahaan itu sudah diketahui menjadi salah satunya penjualan terunggul di pasar internasional.

Walau belumlah bisa seutuhnya diterbangkan, CH-7 diklaim menjadi pesawat drone siluman berkecepatan tinggi, dapat terbang tinggi serta mempunyai ketahanan tinggi.

Drone siluman itu ikut diklaim dapat dikerahkan dalam beberapa misi dari mulai pengintaian hinga pertarungan hawa. Demikian dikabarkan SCMP, Kamis (8/11/2018).

Pesawat nirawak itu mempunyai dimensi lebar sayap 22 mtr., panjang 10 mtr. serta berat terbang maximum 13 ton. CH-7 dimaksud dapat terbang sampai ketinggian 13.000 mtr. serta bisa sampai kecepatan optimal 919 km. /jam.

Kelebihan lainnya yang dimaksud dipunyai CH-7 ialah visibilitas yang rendah pada skema radar hingga dipercaya akan dapat tembus pertahanan musuh serta meneruskan serangan ke tujuan.

Baca Juga : Indonesia Tempatkan 6 wakil di Perempatfinal China Open

Dikatakan pengamat kedirgantaraan, Wang Yongzhi, potensi drone CH-7 punya China akan sama dengan X47B, pesawat tempur siluman yang gagal di kembangkan angkatan laut AS.

“Sekarang ini CH-7 ialah drone yang berbasiskan darat tapi mempunyai kekuatan untuk diubah hingga dapat di luncurkan lewat kapal,” katanya.

Drone itu ikut diperlengkapi potensi membawa beberapa persenjataan dari mulai rudal anti-radiasi, rudal udara-ke-darat, bom jarak jauh, sampai rudal anti-kapal.