“Cabut Gigi Minta ke Dokter Spesialis, Padahal di Puskesmas Bisa…”

BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, pergantian skema pemakaian Kartu Sehat (KS) berbasiskan Nomer Induk Kependudukan (NIK) supaya service kesehatan pada masyarakat Kota Bekasi berjalan lebih efisien.

Menurut Tri, skema pemakaian kartu sehat awal mulanya kurang efisien serta condong semrawut. Karena, masyarakat bebas hadir ke rumah sakit di Kota Bekasi untuk memperoleh service kesehatan.

“Kami pelajari, ini banyak beberapa penyakit yang mudah ke rumah sakit. Contohnya, cabut gigi atau apakah itu mintanya ke dokter spesialis walau sebenarnya perlengkapan kami di puskesmas bagus,” kata Tri waktu didapati di Kantor Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/11/2018).

Sekarang, pemilik kartu sehat mesti terlebih dulu memperoleh surat referensi puskesmas jika ingin berobat ke RSUD atau RS swasta.

Dia menjelaskan, service kesehatan di puskesmas telah makin baik.

“Bertambah pada bagaimanakah cara hidup sehat serta mencegah dibanding pengobatan. Semua puskesmas relatif hampir miliki standard sama, service basic telah,” tutur Tri.

Biaya yang disiapkan untuk program kartu sehat berbasiskan NIK sampai Rp 300 miliar pada tahun 2018.

Tri juga menyanggah pergantian skema itu untuk mengirit biaya kota Bekasi.

Pergantian, lanjut ia, dikerjakan supaya service kesehatan berjalan lebih efisien serta efektif.

“Sebab kita akan lihat apa skema ini lebih rendah kan tidak tahu, sebab type penyakit mungkin semakin banyak,” katanya.

Pergantian step pemakaian kartu sehat telah laku semenjak Kamis (1/11/2018).

Baca Juga : Periksa Taufik Kurniawan, KPK Telusuri Sumber Uang Suap

Masyarakat yang ingin memperoleh service kesehatan, cukuplah hadir serta mendaftarkan ke puskesmas paling dekat dengan membawa kartu sehat serta KTP.

Jika puskesmas tidak dapat melayani penyakit yang terkena masyarakat, maka dibikin surat referensi untuk berobat ke RSUD.

Untuk pasien penyakit keras dengan darurat, langsung bisa dibawa ke RSUD atau RS swasta tak perlu meminta referensi puskesmas.