Bupati Bandung Barat Ditahan, Kemendagri Tunjuk Pelaksana Pekerjaan

Bupati Bandung Barat Ditahan, Kemendagri Tunjuk Pelaksana Pekerjaan

               JAKARTA, Pihak Kementerian Dalam Negeri menunjuk pelaksana pekerjaan untuk menukar Bupati Bandung Barat Abubakar yang diputuskan jadi tersangka masalah sangkaan penerimaan gratifikasi serta suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Abubakar ditahan KPK berkaitan masalah ini.

” Mendagri telah tandatangan SK Bupati Bandung Barat, di kirim pada Gubernur Jawa Barat, ” tutur Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo lewat info tertulis, Sabtu (15/4/2018).

Pelaksana pekerjaan yang menukar Abubakar yaitu Wakil Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra. Setelah itu, SK pelaksana pekerjaan diberi pada Yayat untuk menggantikan pekerjaan bupati.

” Supaya pemerintahan tetaplah jalan karna bupati berhalangan memimpin pemerintahan satu hari hari, ” kata Tjahjo.

Dalam masalah ini, Abubakar disangka memohon uang pada beberapa kepala dinas untuk kebutuhan pencalonan istrinya, Elin Suharliah.

Mengenai Elin juga akan maju jadi calon bupati Bandung Barat periode 2018-2023 menukar suaminya.

Baca Juga : Jokowi Menginginkan Gandeng Prabowo jadi Cawapres untuk Jauhi Perpecahan

KPK juga mengambil keputusan Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Weti Lembanawati, Kepala Tubuh Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat Adiyoto, dan Kepala Tubuh Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat Asep Hikayat jadi tersangka.

Keinginan itu di sampaikan dalam sekian kali pertemuan pada Abubakar serta kepala unit kerja piranti daerah (SKPD) yang diselenggarakan pada Januari, Februari, serta Maret 2018.

Bahkan juga, Abubakar memberikan tugas Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Weti Lembanawati dan Kepala Tubuh Rencana Pembangunan Daerah Adiyoto untuk menagih ke SKPD sesuai sama janji yang sudah disetujui.

Uangnya juga akan dipakai untuk melunasi pembayaran ke instansi survey. Abubakar terlebih dulu sudah memberi uang muka sejumlah Rp 50 juta pada instansi survey.

Dalam operasi tangkap tangan di Bandung Barat, KPK mengamankan tanda bukti berbentuk uang Rp 435 juta

Support by : kompas.com