Beralasan untuk Membuat perlindungan Diri, Siswa SMA Bawa Senjata ke Sekolah

Beralasan untuk Membuat perlindungan Diri, Siswa SMA Bawa Senjata ke Sekolah

            MARYLAND, Seseorang siswa SMA di Maryland, AS, ditahan kepolisian Montgomery atas tuduhan membawa senjata api ke sekolah. Siswa itu beralasan senjata itu dibawanya membuat perlindungan diri.

Alwin Chen, seseorang siswa senior di SMA Clarksburg, Maryland, dilaporkan rekan sekolahnya karna teratur membawa satu senjata api semi automatis type Glock, yang senantiasa dia taruh didalam tasnya.

Chen juga di ketahui mempunyai akses ke area untuk menyimpan senjata api punya ayahnya.

Chen ditahan pada 15 Februari 2018 lantas, cuma berselang satu hari selesai tragedi penembakan oleh remaja yang menewaskan 17 orang di Florida.

Dalam dokumen pengadilan, Chen dilaporkan oleh seseorang siswa beda di sekolahnya. Menurut siswa itu, Chen sudah mulai membawa senjata ke sekolah mulai sejak Desember 2017 kemarin.

Pada petugas kepolisian Montgomery, siswa pelapor juga bercerita bagaimana Chen waktu di sekolah senantiasa bicara mengenai membawa senjata ke sekolah.

Baca Juga : Usaha Penebusan ” Dosa ” Bos First Travel pada Calon Jemaah Umroh…

” Chen juga menyebutkan bagaimana dia juga akan membunuh siapa juga, ” kata jaksa penuntut, diambil dari New York Daily News.

Dalam pengajuannya, jaksa ikut memasukkan jurnal punya siswa berumur 18 th. itu. Dalam jurnal, Chen menuliskan mengenai perasaan kesepian serta masalah mental.

” Satu waktu saya berfikir bila saya tidak waras atau mempunyai masalah kejiwaan, ” catat Chen dalam jurnal.

” Tapi saya sembunyikannya serta menampik untuk mengaku karna saya ketahui bagaimana caranya mengatasinya, bagaimana caranya membaur di orang-orang, walaupun merasa sepi, ” lebih Chen.

Didalam jurnal, Chen juga menulis mengenai membunuh kemampuan jahat, tetapi dia tidak mau mati percuma karna perbuatannya.

Sesaat, pengacara pembela Chen memiliki pendapat kalau clientnya tidaklah satu ancaman serta menyatakan bila senjata sudah disingkirkan dari tempat tinggalnya. Sekian dilaporkan WTOP.

Pihak sekolah, selesai meninjau dokumen pengadilan, juga menyimpulkan kalau Chen tidak sempat punya niat untuk menyakiti siapa juga di sekolahnya.

Walau sekian, pengadilan masih tetap menahan Chen untuk menghadiri agenda sidang dengar pendapat.

Support by : kompas.com